|
||||
| Aliansi Mahasiswa Desak DPRD Segera Bentuk Pansus Bauksit |
|
TANJUNGPINANG - Puluhan Mahasisswa aliansi Himpunan Mahasiswa Kota Batam - Tanjungpinang, Himpunan Mahasiswa Stisipol, Umrah dan Gerakan Mahasiswa Pemuda Indonesia Tanjungpinang mendesak DPRD Kota Tanjungpinang untuk segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) penambangan bauksit. Desakan disampaikan saat menggar aksi, Selasa (27/4) di kantor DPRD Tanjungpianng.
Dalam aksinya, mahasiswa 4 tuntutan yakni meminta DPRD agar mendesak Pemko agar mengambil tindakan tegas, menghentikan seluruh aktivitas penambangan bauksit. Kemudian, DPRD segera menindak-lanjuti rencana pembentukan Pansus Bauksit, meminta DPRD mengumumkan hasil sumbangan pihak ke tiga dari penambangan bauksit serta mendesak perushaan untuk segera membayarkan uang debu ke masyarakat. Menurut mahasiswa, hasil investigasi penambangan bauksit tidak efektif memberi sumbangan bagi daerah,. Untuk itu, mahasiswa meminta kejelasan adanya transparansi dari sumbangan tersebut. Koordinator aksi, Askarimun Harun, mengatakan, jika sumbangan pihak ketiga tersebut bermanfaat, sudah seharusnya dimumkan secara terbuka. Apalagi, hasil pungutan sumbangan pihak ketiga tersebut tidak sebanding dengan kerusakan lingkungan yang dialami baik masyarakat Harun juga menyampaikan beberapa data yang dihimpun bahwa sumbangan ketiga dari penambangan bauksit di Tanjungpinang jauh lebih rendah dibanding dengan di Karimun dan Bintan, yang sudah mencapai Rp.2.000 sampai Rp.4.500 per ton. Karena itu, pungutan sumbangan pihak ketiga yang ada di Kota Tanjungpinang, tidak wajar dan kecendrungan penambangan disponsori kepentingan tertentu yang dapat merugikan daerah dan masyarakat. "Kenapa cuma Rp.1.500 dengan resiko kerusakan lingkungan dan apa yang dialami masyarakat. Sementara di daerah lain, nilainya jauh lebih besar," kata Harun. Menanggapi permintaan ini, pimpinan DPRD Suparno dan dua wakil ketu masing-masing, Mansur Razak dan Husnizar Hood mengakui bahwa persoalan bauksit sudah menjadi agenda Panitia Musyawarah untuk segera menjadwalkan pembentukan Pansus. Namun, karena berbagai tugas dan kerja dewan rencana pembentukan Pansus yang sudah mayoritas fraksi disetujui, belum dapat dilaksanakan. Suparno mengakui tindakan mahasiswa telah memberi ruang untuk berbagi informasi dan data. Untuk itu, apa yang disampaikan akan ditindak-lanjuti dan \akan memberi peran kepada mahasiswa untuk mengetahuinya. Red 003
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |



















