|
||||
| Warga Pertanyakan, Kapan Listrik PLN Akan Normal |
|
NATUNA – Warga Ranai, Natuna mempertanyakan kapan listrik PLN akan normal kembali. Apalagi, pemadaman yang dilakukan tanpa terjadwal dan tanpa batas waktu yang tidak ditentukan.
“PLN kerap memadamkan lampu hingga batas waktu yang tidak ditetntukan. Kapan listrik PLN kembali normal,” tanya Samin, salah satu warga Ranai yang tinggal di Jl.Batu Ampar RT.2/RW.1, mengeluh kepada detikkepri.com, Selasa (13/7). Dijelaskan, saat ini sebahagian warga Ranai merasa kesal dan bosan alasan PLN saat melakukan pemadaman listrik. Namun, tetap saja warga berharap mengusahakan agar kebutuhan listrik untuk warga, terpenuhi. Apalagi, warga juga telah memenuhi kewajiban dengan membayar listrik setiap bulannya. Sementara itu, Direktur Perusda Natuna, Uray David alias Effet menjawab detikkepri.com di kantor Bupati menjelaskan bahwa pemadaman listrik yang dilakukan PLN, bukan karena sedang melakukan bongkar mesin. Ia hanya mengungkapkan kondisi kedua mesin milik Perusda yang rusak sejak 15 hari terakhir. Terhadap kerusakan itu, sudah dilakukan perbaikan, dengan target dalam dua minggu, mesin akan kembali normal. “Saat ini peralatan yang dibutuhkan sudah didatangkan dari Tanjungpinang. Mudah-mudahan kalau tidak ada kendala, pekan depan sudah bisa normal lagi,” ungkap Urai. Lebih lanjut dikatakan, pemadaman terjadi akibat mesin pembangkit berkapasitas 380 KW dan 870 KW milik Perusda yang dikelola PLN Ranting Ranai rusak. Pemadaman listrik, kata Urai, terjadi pada beban puncak pemakaian, sekitar pukul 17.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. “Ini menyebabkan terjadinya kekurangan daya listrik sebanyak 700 hingga 800 KW pada beban puncak. Dan setelah itu masyarakat kembali mendapatkan penerangan listrik,” tukasnya. Urai juga menambahkan, bahwa saat ini satu unit mesin listrik milik PLN berkapasitas 470 KW juga mengalami kerusakan. Hal ini menjadi penyebab pemadaman bergilir. “Masalah kapasitas mesin sebenarnya sudah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan listrik di Natuna ini. Hanya saja terjadinya pemadaman akibat masalah teknis dalam perbaikan. Sekali lagi kami mohon maaf akan ketidak nyamanan layanan kami ini.” imbuh Urai. Riky R
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |


















